Hikmah Aksi Damai 411 (4 November 2016)

Pada tanggal 4 November 2016 ratusan ribu hingga satu juta umat Islam telah melakukan Demonstrasi Aksi Damai ke Istana Negara untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Indonesia berkaitan dengan issue penistaan agama, penistaan Al Quran dan Ulama. Karena Aksi Damai itu dilakukan tanggal 4 bulan 11, orang menyebutnya dengan Aksi Damai 411.

Tujuan Aksi Damai 411 dengan semangat yang tinggi itu adalah dilakukan juga untuk mengawal hasil pelaksanaan hukum terhadap penista agama dengan seadil adilnya sesuai dengan yang dijanjikan pemerintah sebelumnya yakni memproses hukum pelaku dugaan penistaan agama. Bahkan para pemimpin Aksi Damai itu telah berjanji pula akan terus melakukan Aksi Damai sampai tuntutan agar keadilan dalam proses hukum itu terpenuhi, yaitu agar orang yang diduga melakukan penistaan agama itu dihukum.

Namun para peserta Aksi Damai 411 terpaksa mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam karena tidak dapat bertemu Presiden yang diharapkan menyelesaikan masalah ini. Presiden telah meninggalkan Istana sebelum Aksi Damai dimulai dan tidak dapat kembali ke Istana oleh suatu sebab teknis. Para peserta Aksi Damai 411 sempat bertahan lebih lama dari waktu yang disepakati.

Syukur alhamdulillah dengan rahmat Allah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang gerakan Aksi Damai 411 secara garis besarnya benar-benar berjalan dengan damai, hanya ada segelintir orang penyusup yang bukan termasuk peserta Aksi Damai 411 yang melakukan kerusuhan setelah waktu Aksi Damai yang disepakati.

Semoga mereka yang mengikuti Aksi Damai 411 itu diluruskan niat dari awal hingga akhirnya adalah hanyalah untuk menyampaikan aspirasi mereka untuk semata-mata mengharapkan redho Allah, mengharapkan rahmat dan ampunanNya. Demikian juga pemerintah beserta semua jajaran aparatnya diluruskan pula niatnya untuk menjaga keamanan dan kedamaian hanya itu keredhoan, rahmat dan ampunan Allah.

Marilah kita mengambil hikmah dari Aksi Damai 411 agar kita dapat sama-sama mendapat manfaat darinya, terutama kita ambil semangat Aksi Damai 411 yang begitu tinggi sehingga menggerakkan begitu banyak umat Islam dari seluruh penjuru tanah air yang menyertainya dengan mengeluarkan biaya sendiri. Tentu ini adalah satu tanda-tanda Kebesaran Allah yang dinampakkan dengan kecintaan hambaNya pada agamaNya dan Kitab SuciNya.

Semangat dan energi  yang amat tinggi ini sebaiknya terus dipertahankan dan diarahkan untuk menambah ketaatan kepada perintah Allah yang lain yang mungkin selama ini terabaikan, yaitu sholat berjamaah tepat waktu di Mesjid. Satu perintah yang sebenarnya mudah dan murah untuk dilaksanakan.

  • Jika sholat berjamaah di Mesjid, terutama sholat Shubuh dan Isya, maka dapat kita bayangkan betapa Mesjid akan penuh seperti sholat Jum’at. Untuk melakukan ini tidaklah diperlukan biaya besar dan waktu yang lama untuk ke Jakarta dan berjalan menuju Istana Negara. Pemerintah tidak perlu repot mempersiapkan jajaran aparatnya untuk mengamankan. Seluruh Umat Islam dapat melakukan di tempat mereka masing-masing.
  • Melaksanakan  sholat berjamaah tepat waktu di Mesjid adalah “unjuk rasa” dan munajat kita kepada Allah. Dijamin kita tidak akan kecewa sebab Allah selalu hadir dan mendengarkan seluruh keluh kesah kita. Lebih-lebih lagi jika kita tambah dengan “berdemo” kepada Allah pada sholat tahajud atau sholat sunnat yang lain.
  • Dengan melakukan sholat berjamaah dan tepat waktu di Mesjid serta sholat tahajud, kitapun ikut “mengawal” hasil doa dan munajat kita kepada Allah setiap hari, yang Allah janjikan. Sebagaimana Aksi Damai 411, kitapun bersemangat akan terus melakukannya tanpa henti sampai Allah kabulkan hajat kita.
    Allah telah berjanji, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, Allah akan berikan jalan keluar, bukan hanya jalan keluar untuk persoalan penistaan agama, tetapi seluruh masalah hidup kita, sebab kita tidak hanya menghadapi persoalan penistaan agama.

Dengan memelihara semangat Aksi Damai 411 dan niat untuk mendapatkan keredhoan Allah kita dapat melaksanakan perintah Allah yang lain setiap saat, dimanapun kita berada. Maka dengan itu kita buktikan kepada Allah bahwa kita melakukan Aksi Damai 411 hanyalah karena Allah bukan karena yang lain, sebab semangat itu senantiasa kita pelihara tanpa perlu menunggu ada orang yang diduga menistakan agama.

Atau mungkinkah Allah kirimkan kepada kita seorang yang dituduh menista agama, karena kita selama ini telah abai kepada perintah Allah dan RasulNya shallallahu alahi wassalam seperti untuk selalu sholat berjamaah di Mesjid?
Rasulullah shallallahu alahi wassalam pernah bersabda, bahwa salah satu ciri-ciri munafik adalah malas untuk sholat berjamaah di Mesjid di waktu Shubuh dan Isya. Bahkan Rasulullah shallallahu alahi wassalam pernah mengancam akan membakar rumah Shahabat yang mendengar adzan tetapi tidak datang sholat berjamaah di Mesjid. Jadi telah lama kita telah mengabaikan dan menganggap remeh sabda Rasulullah shallallahu alahi wassalam ini, karena kita terlalu menuruti dan membiarkan hawa nafsu kita yang selalu menistakan agama pada diri kita. Mengapa kita bersemangat ketika ada terduga orang lain menistakan agama Islam tetapi membiarkan hawa nafsu kita yang juga menistakan agama Islam pada diri kita, sedang keputusan menghukum hawa nafsu kita itu ada ditangan kita?

Itulah salah satu hikmah Aksi Damai 411 yang dapat kita ambil dan sebagai bahan muhasabah kita bersama. Semoga Allah selesaikan masalah dugaan penistaan agama ini dengan solusi yang terbaik untuk Umat Islam dan Negara kita tercinta Indonesia.

Wallahu a’lam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s