Sajak Muhasabah Anehnya Tauhid 3 Serangkai

Dalam ajaran Tauhid 3 serangkai disebutkan memahami Tauhid Asma dan Sifat Allah adalah

Mereka memahami makna zahir Asma dan Sifat Allah tanpa tahrif atau mengubah makna,

juga tanpa ta´thil yaitu menolak sebagian atau keseluruhan makna,

serta tanpa takyif yakni jangan tanya bagaimana

Sehingga kalau di dalam Quran dan Hadits disebut tangan Allah

maka mereka memahami Allah punya tangan.

tidak mengubah dan menolak sifat tangan Allah

tidak bertanya bagaimana tangan Allah

Jika disebut dalam hadits tangan Allah ada dua keduanya tangan kanan.

maka mereka memahami Allah punya dua tangan dan keduanya tangan kanan

Tidak mengubah dan menolak sifat Allah punya dua tangan dan keduanya tangan kanan

Serta tidak bertanya bagaimana kedua tangan kanan Allah itu,

Ayat mutasyabihat mereka terangkan dengan cara yang syubhat, maka hasilnya tetap syubhat.

 

Namun anehnya ketika ada ayat Quran

Yang menyebut Sifat Allah yang diakui oleh orang kafir

Tiba-tiba mereka lupa akan kaidah Tauhid Asma dan Sifat

Mereka lupa untuk memahami makna zahirnya

Dalam Quran disebut jika engkau tanyakan kepada orang kafir

Siapakah Pencipta langit dan bumi ?

orang kafir menjawab Allah

Maka langsung mereka mengatakan orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah

Tidak sadar mereka telah mentahrif atau mengubah makna Pencipta langit dan bumi menjadi Rububiyah

Seolah-olah itulah keseluruhan Sifat Rububiyah Allah.

Dalam Quran disebut jika engkau tanyakan kepada orang kafir

Siapakah Yang Memberi rezeki ?

orang kafir menjawab Allah

Maka langsung mereka mengatakan orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah

Tidak sadar mereka telah mentahrif atau mengubah makna Yang Memberi Rezeki menjadi Rububiyah

Seolah-olah itulah keseluruhan Sifat Rububiyah Allah.

Dan lain-lain sifat Allah dalam Quran yang diakui oleh orang kafir

 

Mengapa pengikut Tauhid 3 Serangkai melanggar kaidahnya Tauhidnya sendiri ?

Yang memahami Asma dan Sifat Allah dengan makna zahir tanpa mengubah, menolak dan bertanya bagaimana?

Hanya untuk dapat mengatakan bahwa orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah sebagaimana orang beriman?

Muhasabahlah wahai pengikut Tauhid 3 serangkai …

Tidak tahukah mereka bahwa akar kata Rububiyah erat dengan Tarbiyah, Murobbi dan Robbayani dalam doa untuk orang tua kita.

Makna Tarbiyah, Murobbi dan Robbayani adalah mendidik dan memelihara yang erat dengan kasih sayang.

Jadi makna Rububiyah Allah adalah erat dengan Maha Mendidik dan Memelihara dengan Sifat Rahmat atau Kasih Sayang sebagai Sifat Utama RububiyahNya.

Dalam Quran disebutkan bahwa orang kafir berputus asa atas Rahmat Allah, mana mungkin orang yang mengakui Rububiyah Allah berputus asa terhadap Sifat Utama RububiyahNya?

Bahkan dalam Quran disebutkan orang kafir mengakui arbaba atau robb-robb selain Allah

Jadi Quran membuktikan bahwa orang kafir tidak pernah mengakui Tauhid Rububiyah yakni mengesakan Allah sebagai Robb bagi mereka.

Muhasabahlah wahai pengikut Tauhid 3 serangkai …

Mengapa menyandarkan pemahaman Sifat Rububiyah Allah pada pengakuan orang kafir, hanya agar dapat mengatakan orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah?

 

Artikel lain ada dalam Daftar Isi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s