Anomali Tauhid Asma Wa Sifat yang memahami sifat Allah sesuai lafaz zahir Asma dan Sifat Allah, kecuali Sifat Rububiyah

Anomali_Asma_wa_Sifat

Telah kita bahas dalam artikel sebelum ini bahwa dalam ajaran pokok Tauhid  3 serangkai menjelaskan

Tauhid Al Asma’ was Sifat adalah mentauhidkan Allah Ta’ala dalam penetapan nama dan sifat Allah, yaitu sesuai dengan yang Ia tetapkan bagi diri-Nya dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Cara bertauhid Asma wa Sifat dengan kaidah menurut mereka  yaitu dengan menetapkan nama dan sifat Allah yang Allah tetapkan bagi diriNya dan menafikan nama dan sifat yang Allah nafikan dari diriNya, dengan tanpa tahrif (mengubah arti), tanpa ta’thil (menolak/menghilangkan arti) dan tanpa takyif (menanyakan bagaimana) (Lihat Syarh Tsalatsatil Ushul. (lihat muslim.or.id/6615-makna-tauhid)

Benarkah aturan Tauhid Al Asma was Sifat ini benar-benar konsisten dilakukan untuk seluruh Asma dan Sifat Allah? Marilah kita bahas bersama untuk menjawab pertanyaan penting ini. Kita tidak perlu menggunakan hujjah lain kecuali dari ajaran mereka sendiri.

Ulama Tauhid 3 serangkai memahami Sifat dan Asma Allah secara zahir, bahkan sampai begitu kaku dan fanatik dengan lafaz zahirnya dan tidak mau bergeming dari makna zahir itu, sehingga mereka memahami ayat-ayat yang menurut Ahlussunnah wal Jamaah adalah termasuk ayat Mutasyabihat mereka pun memahaminya dengan makna zahirnya. Beberapa contoh :

1. An Nisyan (lupa) adalah salah satu sifat Allah.
(lihat abul-jauzaa.blogspot.de/2012/04/nis-yaan-salah-satu-shifat-allah-taala)

2. Al Makru (makar) dan Al Kaid (menipu daya) adalah sifat Allah.
(lihat www.facebook.com/notes/abu-hashifah-rickywahyudi/syarah-al-aqidah-al-wasithiyah-syaikhul-islam-ibnu-taimiyah-studi-tentang-aqidah)

3. Allah mempunyai tangan, bahkan disebutkan bahwa tangan Allah itu ada dua dan keduanya adalah kanan.
(lihat abul-jauzaa.blogspot.de/2010/06/sifat-dua-tangan-allah )

4. Allah bersemayam di atas arasy
(lihat muslim.or.id/56-sifat-istiwa-allah-di-atas-arsy )
Karena mengikuti makna zahir ayat Mutasyabihat ini, menyebabkan syubhat seorang Ustad bergelar doktor yang menjadi tidak tahu lagi hal pokok agama, bahwa Arasy adalah makhluk Allah (lihat video ini atau video ini).

Demikian kami sampaikan beberapa Sifat Allah menurut Tauhid 3 serangkai yang mengikuti  kaidah Tauhid Asma wa Sifat  yang mereka susun. Kesan yang dapat dirasakan adalah keteguhan mereka mempertahan makna zahir Sifat dan Asma Allah yang menurut mereka Allah tetapkan sendiri bagi diriNya.

Tetapi marilah kita lihat Sifat dan Asma Allah yang sangat penting karena sering kita baca baik dalam Al Qur’an dan Hadits maupun dalam do’a yaitu Robb dan Ilah. Mereka bahas secara khusus dalam Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah. Kita soroti Tauhid Rububiyah karena dengan Tauhid ini mereka meyakini bahwa orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah. Benarkah mereka tetap mengikuti  kaidah Tauhid Asma wa Sifat untuk Asma “Robb” dan Sifat “Rububiyah”Nya ?

Perhatikan definisi Tauhid Rububiyah menurut mereka:
Tauhid Rububiyyah adalah mentauhidkan Allah dalam kejadian-kejadian yang hanya bisa dilakukan oleh Allah, serta menyatakan dengan tegas bahwa Allah Ta’ala adalah Rabb, Raja, dan Pencipta semua makhluk, dan Allahlah yang mengatur dan mengubah keadaan mereka. (Al Jadid Syarh Kitab Tauhid , 17) .  (lihat muslim.or.id/6615-makna-tauhid).

muslim-or-id_org-kafir-percaya-tauhid-rububiyah.jpg
Mereka hanya membatasi Sifat Rububiyah Allah dengan
– Robb
– Raja
– Pencipta semua makhluk
– Pengatur dan Mengubah keadaan mereka
Cukupkah Sifat Rububiyah hanya disebutkan dalam Sifat-sifat itu? Mana konsistensi kaidah Tauhid Asma wa Sifat yang selama ini mereka pegang teguh bahkan untuk menjelaskan Asma dan Sifat Allah dari ayat yang Mutasyabihat?
Mana pembahasan makna zahir Robb/Rububiyah yang akar katanya sama dengan tarbiyah, murobbi dan robbayani yang erat dengan kasih sayang?

Dalam definisi yang telah menta’thil (membuang) sebagian sifat Rububiyah itu mereka berkata (lihat tanda garis merah pada “snapshot” dari website mereka muslim.or.id/6615-makna-tauhid di atas):
Dan perhatikanlah baik-baik, tauhid Rububiyah ini diyakini semua orang baik mukmin, maupun kafir, sejak dahulu hingga sekarang.
Mereka seolah-olah lupa dengan kaidah Tauhid Asma wa Sifat yang mereka buat sendiri ketika menemukan Sifat Allah yang diakui oleh orang kafir dalam ayat Al Qur´an. Kalau kita cermati pembatasan sifat Rububiyah dalam Tauhid Rububiyah itu hanyalah untuk membenarkan kesimpulan yang telah mereka buat yaitu “orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah”. Padahal ayat-ayat itu hanyalah membuktikan bahwa orang kafir mengakui adanya Allah tetapi bukan sebagai Robb bagi mereka.

Lihat juga video ini di menit ke 7, mereka langsung memahami bahwa orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah, seolah-olah mencipta langit dan bumi itu adalah keseluruhan Sifat Rububiyah,

Dari banyak sisi, selain pernyataan itu melanggar Al Qur’an. Diantaranya

  1. Bukankah hanya Allah yang hanya bisa menghidupkan manusia di akhirat, sebagaimana firman Allah dalam QS Al Muthaffiffin: 4-6
    Surat Al-Muthaffifin Ayat 4
    Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
    Surat Al-Muthaffifin Ayat 5
    pada suatu hari yang besar,
    Surat Al-Muthaffifin Ayat 6
    (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?


    Dan orang kafir tidak mengakui akan dihidupkan lagi oleh Allah setelah mereka mati di dunia. Diantaranya QS Al-Isra: 49

    17:49
    Dan mereka berkata: “Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?”
  2. Al Qur´an menyebutkan bahwa orang kafir tidak mengakui Tauhid Rububiyah sebab mereka juga mengakui arbaba (robb-robb) selain Allah,
  3. Pernyataan “orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah” adalah mustahil, sebab pernyataan “orang kafir” bertolak belakang dengan pernyataan “mengakui Tauhid Rububiyah”,
  4. tetapi juga melanggar  kaidah Tauhid Asma wa Sifat yang mereka buat sendiri, karena nama Robb dengan Sifat RububiyahNya ternyata mereka jelaskan dalam situs mereka. bukan hanya Rabb, Raja, dan Pencipta semua makhluk, dan Yang mengatur dan mengubah keadaan mereka.
    Di situ mereka menyebutNama Allah yang mulia ini (yaitu Robb) termasuk nama-nama Allah Ta’ala yang mengandung beberapa arti dan bukan hanya satu arti. Bahkan nama Robb jika disebutkan sendirian tanpa nama Allah Ta’ala lainnya, kandungannya mencakup semua Nama Allah Yang Maha indah dan Sifat-Nya Yang Maha Sempurna [Lihat kitab “Fiqhul asma-il husna” (hal. 79)].Disitu mereka juga menjelaskan bahwa ada Sifat Rububiyah umum dan Sifat Rububiyah khusus, (lihat snapshot website mereka  muslim.or.id/3868-ar-rabb-yang-maha-mengatur-dan-menguasai-alam-semesta dibawah ini)
    muslim-or-id_rububiyah
    dimana Sifat Rububiyah khusus sama sekali tidak disebut atau dita´thil (ditolak) dalam Tauhid Rububiyah. Dari sini mereka dalam memahami Asma Robb dan Sifat Rububiyah pun tidak konsisten.Ternyata banyak pengikut Tauhid 3 serangkai ini tidak mendalami ajaran Tauhid sendiri. Mereka membahas Asma dan Sifat Allah dari ayat Mutasyabihat dengan panjang lebar, tetapi justru tidak konsisten dalam membahas Sifat Rububiyah Allah yang sangat penting.
    Di satu sisi mereka menta´thil (menolak/membuang) Sifat Mendidik/Memelihara dengan Kasih Sayang sebagai makna zahir Robb/Rububiyah dalam pembahasan Tauhid Rububiyah. Di sisi lain mereka mentahrif (mengubah) sebagian sifat-sifat Allah yang diakui oleh orang kafir di dalam Al Qur´an seperti Maha Mencipta dan Maha Mengatur sebagai keseluruhan Sifat Rububiyah, agar dapat mengatakan orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah. Padahal berdasarkan Al Quran pernyataan orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah adalah mustahil.
    Anomali dalam Aqidah ini mengakibatkan sikap dan cara berdakwah yang anomali pula.

Wallahu a´lam

Artikel lain ada dalam Daftar Isi
Iklan

2 pemikiran pada “Anomali Tauhid Asma Wa Sifat yang memahami sifat Allah sesuai lafaz zahir Asma dan Sifat Allah, kecuali Sifat Rububiyah

    1. oom anonim, link yang mana yang anda maksud?
      Kalau yang anda maksud link muslim,or.id dan abul.jauza, blogspot, kami sudah baca semua, bahkan kami sudah beri komentar dalam link-link itu. namun komentar kami yang isinya seperi tulisan kami di blog ini dihapus oleh admin link itu. Itu sebabnya kami buat blog wordpress ini.
      Kalau suatu aqidah itu kokoh, tidak takut dengan komentar yang mencoba menggoyahkannya.
      Tapi nampaknya memang dasar ajaran pokok 3 Tauhid tidak kokoh.
      Terima kasih sudah memberi komentar. semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.
      Saran kami baca tulisan kami “Sifat Rahmat (Kasih Sayang) adalah Sifat Utama Rububiyah Allah”
      https://pemudade.wordpress.com/2015/09/08/sifat-rahmat-kasih-sayang-adalah-sifat-utama-rububiyyah-allah/

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s