Mengapa Sifat Rahmat sangat penting dalam Sifat Rububiyah dan Uluhiyah Allah

Sifat rahmat (kasih sayang) Allah adalah sifat Rububiyah dan Uluhiyah yang utama. Tidak ada pemisahan antara Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah dalam ajaran tauhid Ahlusunnah wal Jamaah (ASWAJA).

Ajaran tauhid sangat mempengaruhi fokus perhatian dalam pola fikir dan tindakan hidup seseorang. Oleh sebab itu umat Islam yang meyakini sifat rahmat Allah sebagai sifat utama Allah, menjadikan fokus perhatiannya kepada rahmat Allah.

Dalam bacaan basmalah, Allah menyuruh kita menyebut 2 namaNya yaitu Arrahman dan Arrohim, Yang Maha Penyayang dan Maha Pemurah. Ini menunjukkan Allah sangat mengutamakan sifat rahmatNya.

Sebagaimana kita ketahui, Rasulullah shallallahu alaihi wassalam diutus oleh Allah tidak lain sebagai “rahmatan lil ´alamin” rahmat (kasih sayang) Allah untuk seluruh alam (seluruh makhluk).
QS AL Anbiya 107

21:107

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam
.

Ini menunjukkan rahmat Allah kepada seluruh makhlukNya Allah limpahkan melalui Rasulullah SAW. Kita bersyukur atas karunia Allah yang amat besar ini, karena kita adalah umat dari Rasul yang menjadi rahmat seluruh alam. Kita menerima rahmat Allah melalui Rasulullah SAW, maka kita mempunyai kewajiban untuk meneruskan rahmat Allah ini kepada seluruh alam.

Firman Allah dalam QS Al Ahzab:21
Surat Al Ahzab Ayat 21
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Dalam ayat diatas dijelaskan yang dimaksud dengan mengharapkan Allah adalah mengharapkan Sifat Utama Allah yaitu rahmat Allah. Orang yang mengharap rahmat Allah akan menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wassalam menjadi suri tauladan dalam kehidupannya. Orang itu juga mengharapkan hari akhirat, karena rindu ingin bertemu dengan Robbnya (Tuhan Yang Maha Memelihara), serta banyak berdzikir mengingatiNya. Disinilah fokus hidup kita di dunia ini adalah untuk mencari rahmat Allah dan meneruskannya kepada sesama ciptaan Allah yang lain.

Mengapa rahmat Allah begitu penting dan mesti menjadi fokus perhatian kita? Mari kita simak Kitabullah untuk mengetahui betapa besar makna rahmat Allah untuk kita.

1. Dengan rahmat Allah, orang beriman dapat menguasai musuh bathin yaitu hawa nafsu, sebagaimana Nabi Yusuf alaihi salam.

Allah berfirman dalam QS Yusuf 53

Surat Yusuf Ayat 53

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

2. Dengan rahmat Allah, orang beriman mendapat perlindungan Allah dari musuh lahiriah yaitu tipuan orang kafir.

QS Yunus 86

10:86

dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir

Oleh sebab besarnya anugerah rahmat Allah:

3. Kaum Muhajirin dan yang berjihad di jalan Allah, mereka mengharapkan rahmat Allah

QS Al Baqarah 218

 

Surat Al-Baqarah Ayat 218

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

4. Kita taat kepada Allah dan Rasul SAW adalah untuk mendapat rahmat Allah

QS Ali Imran 132

Surat Ali Imran Ayat 132

Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.

 

5. Dalam riwayat Hadits Bukhari no. 6463. Allah memasukan manusia termasuk Rasulullah shallallahu alaihi wassalam ke dalam syurgaNya karena rahmat Allah

لَنْ يُنَجِّيَ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ قَالُوا وَلَا أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِي اللَّهُ بِرَحْمَةٍ سَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَاغْدُوا وَرُوحُوا وَشَيْءٌ مِنْ الدُّلْجَةِ وَالْقَصْدَ الْقَصْدَ تَبْلُغُوا

“Amal tidak akan bisa menyelamatkan seseorang di antara kalian.” Mereka bertanya: “Tidak pula anda wahai Rasulullah saw?” Beliau menjawab: “Ya, saya pun tidak, kecuali Allah menganugerahkan rahmat kepadaku. Tepatlah kalian, mendekatlah, beribadahlah di waktu pagi, sore, dan sedikit dari malam, beramallah yang pertengahan, yang pertengahan, kalian pasti akan sampai.” 

Masih banyak dalil yang menyatakan penting dan besarnya rahmat Allah. Allah sebagai Robb (Tuhan) yang Maha Memelihara dan Mendidik manusia untuk membersihkan harta, perbuatan, diri dan hati kita dengan rahmatNya, agar ibadah kita dapat diterima olehNya, yaitu Ilah (Tuhan) yang kita persembahkan ibadah kita kepadaNya.
Jadi inilah sebabnya betapa pentingnya Aqidah ASWAJA yang kita anut, yang menjadikan perhatian hidup kita, ibadah kita adalah untuk mencari dan mengharapkan rahmat Allah yang dengan meneruskannya kepada alam semesta juga menjadikan kita mendapat rahmat Allah.

Wallahu a´lam

Artikel lain ada dalam Daftar Isi

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s